Jumat, 30 Agustus 2013

Permulaan Yang Indah Bersama MJFA

Saya pindah keMJFA (muda jaya football academy) sebuah ssb baru yang sudah diresmikan oleh pssi. belum ada kenangan karena saya belum ada 1 bulan disana, tapi ditraining match pertama , saya biasa cetak gol pada saat itu saya sangat senang, mereka (teman-teman dimjfa) sangat baik dan ramah, mereka tidak membeda-bedakan mana anak baru dan mana anak lama. tidak seperti diTP hanya 1 jam duduk ditribun untuk memakai sepatu saja sudah ada 8 orang teman yang mengajak berkenalan untuk bermain dengan bebas dan tidak malu-malu. sangat senang di MJFA saya akan memberikan yang terbaik untuk klub itu

Terima Kasih Tunas Patriot Bekasi

tunas patriot bekasi, yang biasa disebut TP itu adalah sebuah ssb yang telah banyak melahirkan pemain berbakat. Tahun 2011 , saya memutuskan untuk bergabung bersama TP, banyak kenangan disana , tapi untuk mendapatkan teman yang ramah saya perlu 1 tahun lamanya , pada saat itu saya berkenalan dengan Axel Reyhan setelah saya ditugaskan berduet dilini depan dengannya. Axel adalah orang yang sangat baik , ia sering cetak gol, wajah yang tampan membuat ia disukai oleh teman-teman wanita disekolahnya. Tapi setelah 7 bulan bekerjasama saya terpaksa harus berganti pelatih sedangkan Axel tidak. 3 bulan lamanya saya diasuh oleh Bang Jaelani A saya sangat senang dengan beliau. karena kekisruhan diTPB saya dan teman Pratama 99 harus kembali ganti pelatih , kali ini yang mengasuh Pratama 99 adalah Bang Darto. semenjak saya dilatih dengan beliau, saya merasa tersisihkan hingga 1 tempat dilini depan milik saya harus direbut dan saya pun tidak tau apa sebabnya, hari demi hari sepertinya percuma jika saya menunjukan permainan bagus karena beliau mencari striker yang memiliki tinggi badan yang ideal. sedangkan tinggi badan saya biasa-biasa saja. hingga saya terpaksa mencari klub baru.

Sebuah Keluarga

“Little Fams Eight Seven” atau akrab dengan sebutan “Saturnus87″…
Saturnus87 adalah sebuah kelas yang berada di SMP Negeri 3 bekasi yang didalamnya terdapat anak anak muda/remaja yang kreativ, atau sebuah keluarga kecil yang udah gua anggap sebagai keluarga kedua gua… banyak kenangan yang udah gua alami selama berada disana (saturnus87)… Disitu, gua bisa/ketemu temen - temen yang keren, asik, dan juga gokil… kalian semua udah gua anggap sebagai sahabat - sahabat gua… Dikelas 87, di-Wali Kelas-i oleh Mrs.Tati Suteja, beliau adalah guru IPS, ia adalah guru yang asik, terkadang suka kacau juga sih… Di kelas 87 kami tidak hanya sekedar belajar dan ngerjain tugas bersama saja, tapi juga ketawa bareng bareng, duka bareng bareng, bersandiwara, bergurau dan masih banyak yang lainnya… walau terkadang ngeselin, menjengkelkan, tapi menurut gua itulah yang membuat kelas ini menarik, yang ngga bisa dilupakan dan gak mungkin juga kan dikelas itu seneng terus?.
Disaturnus87, kami saling berbagi, dan kami tidak membedabedakan namanya teman, semua teman dimata kami itu sama. dan sekarang, semua kebahagiaan, semua duka, semua canda tawa itu akan berakhir, kita semua sudah ingin berpisah, dan perpisahan itu tak bisa dihindarkan, kita sudah tidak lagi sekelas, meski semua yang ada di saturnus87 ingin sekelas lagi, walau gua tau ada juga yan gtidak menginginkan itu. kalo gua boleh jujur, atara sekelas lagi dan tidak, gua 50%, 50%. gua bangga punya temen kaya kalian semua. ya gua tau kalian pasti sedih, dan gua juga merasakan apa yang kalian rasakan saat ini.
Kita harus tetap semangat kawan. kejar terus cita-cita kalian sampai ke negeri china…
SATURNUS87 DIMATA MEREKA :
#Abil : “#CumaDiSaturnus mainnya bareng bareng, ngegalau bareng bareng, ngegila bareng bareng. pokoknya serba bareng bareng deh.”
#Fiqhi : “thank you so much for being a part of my life. without you, life wouldn’t be so wonderful”.
#Alip : “Setahun itu tidak terasa, semester 1 dan semester 2 sudah nyanyi 2 lagu buat kenangan”.
#Abil : “The best day kalo ngeliat sunset bareng saturnus”.
#Guntur : “Kita selamanya Guys”.
#Robby : “#CumaDiSaturnus ada cewe yang bocor dikelas”.
#Guntur : “Kalian luar biasa”.
#Zyachra : “Bangga bisa sekelas dengan kalian semua”.
#Sekar : “YaAllah mau nangis bahagia gitu ya rasanya”.
#Dhiandra : “Gue bangga masuk kelas 87. ketemu temen temen yang ngehargain satu sama lain”.
“Sebenarnya semua anak laki laki pada punya target juara, tapi mau gimana lagi. kita semua kalah difisik, adu pinalty, hari itu, hari terburuk. dimana tim saturnus tidak bisa lolos kebabak final. bulan depan gua gabakal ketemu sama yang namanya main bola sambil ketawa bareng ipul”. Robby
“Masih inget gua kenangan futsal di saturnus, kemenangan pertama dengan skor 3 - 1 vs 95. Gua, alan, guntur adalah pencetak goal”. Robby
#CumaDiSaturnus kalo satu makan lidi, yang minta dari ujung ke ujung.
#Triana : “Intinya, walaupun kita akan pisah, tapi hati kita gaakan pernah pisah dan akan selalu ingat saturnus kan?”.
#CumaDiSaturnus dimana pun tempatnya anak anak tetep bisa gila, cekikikan gajelas, yep”.
#Alan : “87, cuma disini pertama kali punya temen kaya Rafi”.
#Robby: “Dari pada study tour ke Saung Udjo, mendingan juga kerja kelompok di Saung iin, ye gak?”.
#CumaDiSaturnus yang punya Girls Generation, gokiiilll.
#Robby : “87 tuh hebat, tidak membedabedakan teman, sangat disayangkan kebersamaan itu akan hilang”.
#CumaDiSaturnus kalo abis renang, nongkrong dulu kalo ngga di Amigos di KFC.
#Fahmi : “#CumaDiSaturnus kalo kerja kelompok berjamaah”.
#CumaDiSaturnus kalo renang selalu pulang belakangan.
#Indira : “Terima kasih 1 tahunnya, kalian hebat, gokil, seru, baik, sederhana, sayang satu sama lain, gabeda bedain temen, apa adanya, kalian kompak. thank you smooch for everything”.
#Walaupun kalian kadang ada yang ngebetein, bikin kesel, atau apalah tapi tetep kalau udah kaya gini ga mau pisah.
#Robby : “Kalo ibarat PES, hari ini tuh final fixture”.
#Abil : “Keluarga kedua gue tau gak. selalu bisa bikin gue senyum setiap hari”.
#Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, tapi begitu gue ngeliat kalian, perpisahan itu ga pengen ada.
#Fahmi : “Banyak kenangan yang indah disini, yang pastinya susah dilupakan. tapi perpisahan pasti ada, dan tidak bisa dihindarkan”.
#Gue gabisa bayangin hidup gue tanpa kalian.
#Agitha : “Yang gak bakal gue lupakan #LittleFamsEightSeven.
#Irfan : “Udah deh, 87 emang top banget”.
#Ghulam : “thanks all, walu cuma 1 tahun, tetep keren”.
#Fahmi : “Jujur ya, gua itu udah enak sama 87, terutama sama cowoknya, kompak, kocak, koplak. cewenya juga sama, seru”.
#Farhan : “Mungkin saja ST kemaren, kenangan manis terakhir kita. puft, jadi sedih.
#Daffanadh : “#Cumadikhasoes ada planet anak kece, saturnus87″.
#Sekar : “dan kita harus menjalaninya dengan iklas, melepasnya juga”.
#Abil : “Dan kita harus belajar, setiap pertemuan, pasti ada perpisahan”.
#Robby : “Bukan bangga lagi, gue bangga bisa sekelas sama …. “Signal not found”.
#Guntur : “Setahun saja seperti ini, apalagi bertahun tahun”.
Terima kasih buat orang orang yang udah ngasih kata kata buat Saturnus87. dan gue minta maaf jika ada yang kata kata nya ngga gue tulis, karena ada faktor faktor tertentu.

Awal Mula Saya Mencintai Sepak Bola

Sebenarnya dulu saya tidak terlalu menyukai sepak bola, bahkan saya sangat benci dengan olahraga tersebut.Pada tahun 2006 ayah mengundang teman-temannya untuk menyaksikan piala dunia dirumah. Pada saat itu dirumah sangat ramai. Saya pun memutuskan untuk tidur, tapi keramaian itu membuat saya terbangun dan terbangun lagi, dan pada akhirnya saya terpaksa ikut menyaksikan piala dunia bersama ayah dan teman-temannya. Pemain Sepak Bola yang pertama aku kagumi ialah Xavi Hernandez ia adalah pemain Timnas Spanyol dan FCBarcelona, pemain yang bernomor punggung 8 diTimnas spanyol itu sangat cerdas untuk memberikan passing kepada rekan-rekannya untuk mencetak gol, ia pun pernah masuk nominasi ballon d’or bersama Andres Iniesta dan Lionel Messi , dan pada akhirnya dimenangkan oleh lionel messi. tak sampai disitu saja , prestasi ditimnas spanyol pun cukup membanggakan dengan menjuarai EURO 2008, WC 2010 , dan EURO 2012, prestasi diklub juga tak kalah membanggakan setalah ia membawa barcelona merengkuh treble winners ditahun 2009. setelah itu saya pun menjadi lebih sering menyaksikan pertandingan Sepak Bola ketimbang ayah yang terkadang sibuk dengan pekerjaannya dikantor.